KABAR 3 menit baca

PDM Wonosobo Gelar Rakor Evaluasi Program hingga Rencana Studi Tiru ke PDM Ponorogo

Rudi Pramono 12 April 2026 69 views

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM – Menjelang pelaksanaan Turba PWM Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Organisasi Otonom (Ortom), Unit Pembantu Pimpinan (UPP), serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Aula Stikesmu Wonosobo pada Ahad (11/4/2026) 

Rapat ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program sekaligus mematangkan langkah strategis menjelang akhir periode kepemimpinan.

Ketua PDM Wonosobo, H. Bambang WEN dalam arahannya menyampaikan bahwa masa periodesasi kepemimpinan tinggal beberapa bulan ke depan. Ia mengingatkan bahwa agenda besar Muhammadiyah seperti Muktamar, Musyawarah Wilayah (Musywil), hingga Musyawarah Daerah (Musyda) sudah semakin dekat. 

“Periodesasi tinggal beberapa bulan. Setelah Muktamar, enam bulan kemudian Musywil, dan sekitar satu setengah tahun lagi Musyda. Maka mari kita evaluasi program, mana yang sudah terealisasi dan mana yang belum. Jika belum, apa penyebabnya. Anggaran sudah kita siapkan, jangan sampai nanti dipertanyakan peserta Musyda,” tegasnya.

Selain itu, disampaikan pula bahwa Pimpinan Pusat Muhammadiyah tengah mempersiapkan pelaksanaan Muktamar di Medan dengan pembangunan dua gedung kembar sebagai lokasi kegiatan. Oleh karena itu, warga Muhammadiyah yang berencana hadir diharapkan mulai melakukan persiapan sejak dini.

Dalam bidang haji dan umrah, PDM Wonosobo juga mengapresiasi kinerja KBIHU Gema Arofah yang tahun ini memberangkatkan 175 jamaah haji yang terbagi dalam empat rombongan. Selain KBIHU Al Manshur, Ar Rohman, dan Gema Arofah, kini hadir tambahan KBIHU baru yakni Abu Dardiri dan Ummul Quro.

PDM berharap di tingkat cabang (PCM) dapat dibentuk tim kecil untuk mendata warga Muhammadiyah yang akan berhaji, sebagai bentuk sinergi dan penguatan peran Gema Arofah. Selain itu, Muhammadiyah Jawa Tengah juga telah memiliki biro umrah resmi yang dapat dimanfaatkan warga.

Sementara itu Pengurus KBIHU Moch Khozin dalam paparannya menyampaikan bahwa sebagian besar jamaah Gema Arofah berasal dari Kecamatan Wonosobo. Ia juga menyinggung persoalan dam (denda haji), yang umumnya disembelih di Tanah Suci, namun terdapat pandangan bahwa pelaksanaannya bisa dialihkan ke tanah air.

Wk Ketua PDM KH. Musbihun Munawar menekankan pentingnya semangat “sengkuyung” dalam berislam melalui Muhammadiyah sebagai bentuk amal shalih. Ia juga mengulas hasil kajian Majelis Tarjih terkait pelaksanaan dam.

Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain: pengalihan penyembelihan hewan dam dari Tanah Haram ke tanah air diperbolehkan demi kemaslahatan dan menghindari kemubaziran; pelaksanaan tetap mengikuti ketentuan waktu ibadah; hewan harus memenuhi syarat syar’i; serta distribusi daging diprioritaskan bagi fakir miskin dan wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

Sebagai rekomendasi, forum menghimbau agar penyaluran dana dilakukan melalui lembaga resmi seperti Lazismu guna menjamin akuntabilitas dan menghindari praktik penipuan. Lazismu juga didorong untuk menyusun SOP penyaluran ke wilayah yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, diperlukan forum khusus Majelis Tarjih untuk memperdalam pembahasan ini.

Di akhir arahannya, Ketua PDM juga menyampaikan rencana studi tiru ke PDM dan PCM Ponorogo yang dinilai berhasil dalam pengembangan organisasi, masjid, serta ekonomi. Salah satu yang akan dikunjungi adalah Masjid Baitul Muhlisin yang memiliki unit usaha “RestoMu” berbasis masjid. Dalam sejarahnya Kyai Dahlan bersama Syarikat Islam berdakwah ke Ponorogo dan mendirikan Muhammadiyah dan ada Langgar Wetan Pasar

Rombongan juga direncanakan bertolak pada Jumat sore menuju Tulungagung untuk melihat pengelolaan aset berupa Masjid dan SPBU senilai Rp10 miliar yang diwakafkan oleh Mbah Trimo. Selain itu, agenda kunjungan akan dilengkapi dengan menghadiri Festival Reog Ponorogo sebagai bagian dari pengenalan budaya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh unsur Muhammadiyah di Wonosobo semakin solid dan siap menghadapi agenda besar organisasi ke depan, sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat.

Kontributor / Editor : Rudyspramz

Sebelumnya PDM Wonosobo kirim 8 Peserta Ikuti Sekolah Kader Pemberdayaa... Selanjutnya PWM Jawa Tengah Silaturahmi dan Turba ke PDM Wonosobo Dorong...
Komentar

PDM Wonosobo selalu berkemajuan sesuai visi dan misinya

Tinggalkan Komentar