KABAR 3 menit baca

PWM Jawa Tengah Silaturahmi dan Turba ke PDM Wonosobo Dorong Penguatan MPM dan 'Akselerasi Program Strategis

Rudi Pramono 12 April 2026 47 views

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM – Dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melaksanakan kegiatan silaturahmi dan Turun ke Bawah (Turba) ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo. Kegiatan tersebut digelar di Aula STIKES Muhammadiyah Wonosobo pada Ahad (11/4/2026) dengan dihadiri jajaran Pimpinan Daerah, Cabang, UPP dan Ortom

Hadir mewakili PWM Jawa Tengah, Drs. H. Jumari, M.Pd dan H. Muhammad Abduh Hisyam, S.Ag., M.H. Sementara dari PDM Wonosobo turut hadir jajaran pleno PDM, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), Organisasi Otonom (Ortom), serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Ketua PDM Wonosobo, H. Bambang WEN, dalam sambutannya memaparkan sejumlah program yang telah dilaksanakan serta rencana strategis ke depan. Salah satunya adalah agenda muhibah ke PDM Ponorogo, PCM Ponorogo, dan Masjid Baitul Muhlisin yang dikenal sukses sebagai Cabang Unggulan 1 dan Masjid Unggulan 1 tingkat nasional.

Selain sebagai studi tiru, kunjungan tersebut juga dimaksudkan sebagai napak tilas sejarah perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam mengembangkan Muhammadiyah di Ponorogo bersama Syarikat Islam. Bambang juga menyinggung keberadaan langgar wetan pasar sebagai peninggalan sejarah, serta kisah inspiratif Mbah Trimo yang mewakafkan Masjid Al Fatah dan 10 SPBU senilai Rp10 miliar kepada PDM Ponorogo.

Selain itu dalam sejarah Muhammadiyah ada Khittah Ponorogo 1969, di mana Muhammadiyah menegaskan kembali posisinya sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar, bukan gerakan politik praktis.

“Kita ikuti pembinaan dari PWM dan kita implementasikan hasil Turba ini dalam perjalanan PDM Wonosobo,” ujarnya.

Dalam arahannya, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Drs. H. Jumari, M.Pd menyampaikan tiga syarat utama menuju Muhammadiyah yang Maju, Profesional, dan Modern (MPM), yakni keseriusan, ketulusan, dan menjaga adab.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas dalam beramal usaha serta menjaga suasana organisasi yang kondusif. “Jika ada persoalan, jangan dibicarakan di luar rumah. Kritik harus berbasis data, bukan prasangka,” tegasnya.

Mengutip pesan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 111, Jumari mengingatkan agar Muhammadiyah tidak terjebak pada angan-angan semata, melainkan membangun kesungguhan dalam setiap langkah. Ia juga menyampaikan refleksi dari Ketua PWM Jawa Tengah KH Tafsir, bahwa semangat penggalangan dana saat bencana perlu juga dihadirkan dalam mendukung pengembangan AUM.

Sementara itu, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah H. Muhammad Abduh Hisyam menegaskan kembali arah gerakan Muhammadiyah pasca Muktamar ke-48 dengan konsep MPM: maju melawan stagnan, profesional melawan amatir, dan modern melawan tradisional.

Abduh juga memaparkan target besar PWM Jawa Tengah, yakni pembentukan 12.000 Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) sebagai bagian dari penguatan tiga pilar utama: Jami’yah, Jamaah, dan Jariyah.

Pada aspek Jami’yah, Muhammadiyah didorong untuk memperkuat manajemen organisasi yang mandiri dan modern. Pada aspek Jamaah, dilakukan penguatan basis jamaah di tingkat cabang dan ranting, termasuk optimalisasi peran masjid dan optimalisasi KMM. Sedangkan pada aspek Jariyah, Muhammadiyah diarahkan untuk membangun AUM unggulan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi melalui industrialisasi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya prioritas kinerja di tingkat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) serta pencapaian Key Performance Indicator (KPI) tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Abduh juga mendorong percepatan aktivasi program SatuMu melalui pembentukan agen dan verifikator di tingkat Ranting sebagai pelaksana pendataan warga Muhammadiyah di Wonosobo. Program ini akan ditindaklanjuti melalui Workshop Aktivasi SatuMu yang dijadwalkan pada 2 Mei 2026.

Kegiatan Turba ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara PWM dan PDM serta seluruh unsur Muhammadiyah di Wonosobo dalam mewujudkan organisasi yang semakin maju, profesional, dan modern (MPM)

Kontributor / Editor : Rudyspramz

Sebelumnya PDM Wonosobo Gelar Rakor Evaluasi Program hingga Rencana Stu...
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar