KABAR 2 menit baca

Akselerasi Digitalisasi Organisasi, PCM Selomerto Gelar Bimtek Aplikasi SatuMu di Nawasena

Rudi Pramono 19 Juni 2026 95 views

​'MUHAMMADIYAH WONOSOBO.COM – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Selomerto bergerak cepat mengakselerasi Program Transformasi Organisasi menuju Muhammadiyah yang Maju, Profesional, dan Modern (MPM). Langkah taktis ini diwujudkan melalui gelaran Pengajian sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SatuMu yang bertempat di Joglo Nawasena Resto and Cafe Kalierang, Kamis malam (18/6/2026).

​Agenda krusial ini menghadirkan seluruh calon agen dan verifikator dari tingkat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Cabang Selomerto. Kehadiran para operator akar rumput ini menjadi sinyal kuat kesiapan penuh dalam menyukseskan program digitalisasi organisasi di Wonosobo.

​Ketua PCM Selomerto, Sucipto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan harus bersikap adaptif dan kreatif terhadap perkembangan zaman. Salah satu pilar utamanya adalah digitalisasi tata kelola administrasi organisasi, khususnya pada sektor keanggotaan dan keuangan.

​"Selama ini, untuk mengetahui secara pasti jumlah anggota Muhammadiyah secara real-time itu cukup sulit karena belum ada angka yang pasti. Melalui pendaftaran kembali Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) elektronik via aplikasi SatuMu ini, kita berharap gerak organisasi menjadi lebih modern dan sepenuhnya berbasis data (data-driven)," ujar Sucipto.

​Ia juga menginstruksikan kepada para agen dan verifikator di tingkat cabang maupun ranting untuk bekerja maksimal dalam mendata serta memvalidasi keanggotaan warga, Sucipto mengingatkan adanya batas waktu krusial dalam sistem verifikasi aplikasi tersebut.

​"Segera verifikasi permohonan e-KTAM di tingkat Ranting dan Cabang, jika dalam waktu 14 hari tidak diproses verifikasinya maka otomatis dialihkan (bablas) disetujui langsung oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah." tegasnya

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa kemanfaatan jangka panjang kartu digital ini, sudah ada dalam pemikiran ke depan

​'Membangun Budaya Organisasi Berdampak (MPM)

​Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo, Firman Cahyadi, memaparkan bahwa akselerasi digitalisasi ini merupakan bentuk tajdid (pembaharuan) organisasi untuk mewujudkan ekosistem Muhammadiyah yang Maju, Profesional, dan Mandiri (MPM).

​Di era media sosial saat ini, rekam jejak dan reputasi digital sebuah organisasi dipertaruhkan secara terbuka. Menurut Firman, Muhammadiyah memiliki citra positif yang kuat di mata publik karena nilai-nilai nyata yang dipublikasikan: keikhlasan, etos perjuangan, tangan di atas, serta kontribusi riil melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi.

​"Muhammadiyah dikenal sebagai ormas Islam terkaya di dunia, namun para pimpinannya tetap tampil sederhana, kritik tegas, sekaligus santun. Bagi Gen-Z, Muhammadiyah itu dinilai praktis dan rasional. Contohnya penentuan awal bulan Qomariyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang praktis sangat relate dengan modernitas. Tidak heran jika belakangan banyak anak muda yang viral dengan tren 'login' Muhammadiyah," urai Firman.

​Ia menambahkan, esensi dari konsep MPM yang sedang digelorakan PDM Wonosobo bermuara pada perubahan mental dan budaya kerja organisasi.
​"Semua lini kegiatan Muhammadiyah saat ini harus berorientasi pada dampak nyata (impactful). Jika program yang kita jalankan tidak memberikan dampak dan manfaat bagi umat, organisasi ini akan kehilangan relevansinya dan lambat laun ditinggalkan oleh generasi muda," 'pungkasnya.

​Acara Bimtek yang dipandu langsung oleh Instruktur Teknis dari Sekretariat PDM dan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Wonosobo ini berjalan interaktif.

Pasca-pelatihan, seluruh Agen dan Verifikator Ranting dinyatakan siap teraktivasi untuk melakukan penyisiran serta pendaftaran digital bagi seluruh warga Muhammadiyah di Rantingnya masing-masing.

Kontributor / Editor : Rudyspramz

Sebelumnya Program Makan Bergizi Gratis Dikritik Tajam, Muhammadiyah Tu...
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar