KABAR 3 menit baca

3 Pesan Bermakna Ketua PDM Wonosobo dalam Baitul Arqam SMA Muhammadiyah Wonosobo

Rudi Pramono 19 Oktober 2026 76 views

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM- Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo menyelenggarakan Baitul Arqam bagi Guru dan Karyawan SMA Muhammadiyah Wonosobo. Kegiatan penempaan kader ini berlangsung selama dua hari pada Senin–Selasa, 19–20 Oktober 2026, bertempat di Glamping Sikembang, Kertek Wonosobo.

Diikuti sebanyak 64 peserta yang didominasi oleh pendidik dari generasi Z dan milenial, kegiatan ini mengusung tema "Dari Penguatan Tauhid Menuju Pengabdian: Menguatkan Komitmen dan Kebersamaan untuk Memajukan SMA Muhammadiyah Wonosobo".  

​Kepala SMA Muhammadiyah Wonosobo, R. Budi Prasetyo, menyampaikan pentingnya penyamaan visi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

"Bekerja di AUM secara otomatis berarti bekerja di Muhammadiyah dengan satu pandangan dan tujuan yang sama. Kami berharap melalui Baitul Arqam ini, semangat para guru dan karyawan semakin meningkat sehingga mampu membawa kemajuan signifikan bagi SMA Muhammadiyah Wonosobo," ujar R. Budi Prasetyo saat memberikan pengarahan.  

Sementara itu, Wakil Ketua PDM Wonosobo Bidang MPKSDI, Khanif Rosyadi, menjelaskan bahwa di dalam Muhammadiyah terdapat dua sistem perkaderan, yaitu Perkaderan Utama seperti Baitul Arqam dan Darul Arqam serta Perkaderan Fungsional. 

Khanif juga mengingatkan peserta mengenai nilai-nilai amanah dan konsistensi ibadah dengan mengutip QS. Al-Mu'minun ayat 8–11 tentang karakter orang beriman yang memelihara amanat, menjaga shalat, dan dianugerahi surga Firdaus.   

Menjadikan Ruang Kelas Sebagai Ladang Dakwah 

Acara pembukaan sekaligus Studium Generale dipimpin langsung oleh Ketua PDM Wonosobo, Bambang Wen. 

Dalam pengarahannya, Bambang menekankan bahwa Baitul Arqam bukan rapat dinas atau kegiatan rekreasi, melainkan kawah candradimuka untuk menempa karakter kader pimpinan dan pendidik.   

Baitul Arqam hadir untuk menjawab pertanyaan mendasar: untuk apa kita menjadi guru di Muhammadiyah? Jawablah dengan hati nurani. Mengajar di Muhammadiyah bukan sekedar untuk mencari penghasilan, melainkan pilihan hidup sebagai jalan dakwah," tegas Bambang.  

Ketua PDM Wonosobo tersebut memaparkan tiga poin orientasi utama bagi para pendidik:  

1). Guru Muhammadiyah adalah Mubaligh: Papan tulis dan media pembelajaran adalah sarana dakwah, peserta didik adalah objek dakwah, dan mata pelajaran adalah materi dakwah. Didalam amal jariyah ilmu mengalir. Jika yang diajarkan benar, pahala akan terus mengalir; sebaliknya, kesalahan dalam mengajar dapat berdampak jangka panjang.   

2). Penjaga Ideologi Muhammadiyah : SMA Muhammadiyah bukan sekedar sekolah umum, melainkan sekolah khusus yang menisbahkan namanya pada Nabi Muhammad SAW. Tugas pendidik tidak hanya mencerdaskan intelektual, tetapi juga menguatkan akidah dan akhlak siswa.  

3). Meluruskan Niat : Nawaitu Jihad Meneladani KH Ahmad Dahlan yang mengawali dakwah pendidikan dari langgar sederhana dengan 8 murid, para guru diajak kebenaran niat bahwa mengajar di Muhammadiyah adalah bagian dari jihad fii sabilillah untuk memahami kalimat Allah.   

​Bambang Wen juga menyoroti tantangan era digital dan dinamika sosial saat ini. Menurutnya, arus media sosial serta maraknya ancaman miras dan penyakit masyarakat membutuhkan peran aktif pendidik dalam menjaga benteng moral, integritas, dan akhlak generasi muda.  

Melalui Baitul Arqam ini, para pendidik dan tenaga kependidikan SMA Muhammadiyah Wonosobo diharapkan mampu mengukuhkan komitmen tauhid dan mempererat kebersamaan demi mewujudkan pelayanan pendidikan Islam yang unggul dan berkemajuan di Kabupaten Wonosobo.

Acara Pembukaan diakhiri dengan Serah Terima Peserta dari Kepala Sekolah ke Tim Instruktur dilanjut Foto bersama 

Kontributor/Editor : Rudyspramz

Sebelumnya Milad ke-61, Ratusan Personel KOKAM Cakra Bayu Gelar Apel Si... Selanjutnya Hebat! Tapak Suci Borong Gelar Juara di Kejuaraan Pencak Sil...
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar