KABAR 2 menit baca

Semangat Amal Jariyah Jamaah Muhammadiyah Mojotengah Jelang Pengecoran Lantai 2 MIS Hamka Mojotengah

Rudi Pramono 26 Juli 2026 202 views

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mojotengah menggelar Pengajian Ahad Pagi yang dirangkaikan dengan Tasyakuran dan Pengecoran Lantai 2 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Muhammadiyah Kalibeber (MIS Hamka) di Lapangan Muhammadiyah Kalibeber, pada Ahad (26/7/2026)

​Dalam tausiyahnya, penceramah Drs. H. Asrori Zaeni, M.Ag. mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak ama shalih yang pahalanya terus mengalir sebagai bekal di kehidupan akhirat. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan momentum pembangunan fasilitas pendidikan ini.

​"Allah SWT memerintahkan kita dalam QS. Yasin ayat 12 tentang pencatatan setiap amal dan bekas-bekas yang ditinggalkan. Hal ini diperkuat dalam QS. Az-Zalzalah ayat 7-8 bahwa sekecil apa pun kebaikan pasti ada balasannya," tutur Asrori.

​Ia menambahkan, mengingat rata-rata usia umat Nabi Muhammad SAW tergolong singkat, yakni sekitar 60 hingga 70 tahun, maka investasi pada sarana pendidikan Islam merupakan kesempatan emas menumpuk pahala jariyah.

Tingginya Animo Masyarakat dan Penghargaan Prestasi

​Panitia Pembangunan, Suparno, menjelaskan bahwa proses peletakan batu pertama pembangunan gedung dimulai sejak 5 April 2025. Berbekal keyakinan spiritual dan komitmen bersama, proyek ini terus berjalan hingga memasuki tahap pengecoran lantai dua.

​"Pembangunan MIS Hamka bukan sekadar keinginan, melainkan kebutuhan mendesak. Tahun ini kami bahkan mengalami kekurangan dua ruang kelas akibat tingginya animo masyarakat, Kita ingin segera terwujud karena kemungkinan  kita butuh 4 ruang kelas tahun depan, apalagi Sebaran siswanya kini mencapai lima kecamatan, yakni Garung, Kejajar, Mojotengah, Wonosobo, dan Kertek," jelas Suparno.

​MIS Hamka juga baru saja meraih penghargaan sebagai Sekolah Inspiratif atas pencapaian kenaikan jumlah siswa terbanyak di Kabupaten Wonosobo, serta keaktifannya meraih berbagai prestasi dalam ajang perlombaan.

​Mengenai tasyakuran yang digelar di tengah proses pembangunan, Suparno menegaskan pesan moralnya. "Rasa syukur tidak harus menunggu hasil akhir. Saat proses berlangsung pun kita wajib bersyukur, agar Allah menambah nikmat, peluang, dan keberkahan ke depannya," tambahnya.

Dukungan Elemen Pendidikan dan Antusiasme Penggalangan Dana

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta PNF, Suharna, M.Pd., mengapresiasi perkembangan 36 sekolah/madrasah Muhammadiyah di Wonosobo, Ia mendorong agar penguatan kualitas dan kuantitas terus berjalan seimbang melalui pilar iman, ilmu, dan amal.

​Proyek pembangunan gedung 3 lantai yang diperkirakan menelan total biaya Rp 2,8 miliar ini mendapat dukungan konkret dari berbagai pihak. Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis berupa 100 sak semen dari Kepala SMP Muhammadiyah 1 Wonosobo kepada panitia.

​Selain itu, panitia membuka penggalangan dana khusus untuk pengerjaan lantai 3 yang membutuhkan anggaran Rp 360 juta (luas 360 meter persegi dengan perhitungan Rp 1 juta per meter).

Respon jamaah yang hadir sangat antusias, ditandai dengan berbagai komitmen donasi mulai dari 1 meter hingga 5 meter persegi.

​Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, serta peninjauan langsung ke area lokasi pengecoran lantai dua.

Kontributor / Editor : Rudyspramz

Sebelumnya Penerapan Qawa'id Fiqhiyyah sebagai Fondasi Hukum Islam yang... Selanjutnya Nalar Islam Berkemajuan: Refleksi Epistemologi dan Etika Ber...
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar