MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM- SEMARANG – Pimpinan Pusat (PP) Tapak Suci Putera Muhammadiyah melantik sejumlah Pendekar Kehormatan kategori Dewasa, Muda, dan Madya dalam agenda pembukaan Muktamar Tapak Suci ke-16. Acara bertaraf nasional ini berlangsung di Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada 6–9 Agustus 2026.
Pelantikan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pembukaan muktamar yang dihadiri oleh sebelas ribu kader serta pendekar Tapak Suci dari berbagai daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pejabat daerah. Di antaranya Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., Utusan Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua Umum IPSI, Kapolda Jawa Tengah, hingga Kasdam IV/Diponegoro.
Dalam momen bersejarah ini, Pimpinan Daerah (Pimda) 067 Tapak Suci Wonosobo turut berbangga karena tiga tokoh daerah dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah :
1. Drs. H. Bambang Wen, M.M. – Ketua PDM Wonosobo
2. Azis Subekti, S.T., M.T. – Anggota DPR RI
3. Prof. Dr. Ahmad Darmawan, M.Pd. – Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)
Dalam amanat dan sambutan yang disampaikan, para tokoh menekankan pentingnya penguatan karakter peserta didik dan pendekar melalui seni bela diri yang berlandaskan keimanan.
Nilai utama yang digelorakan dalam acara tersebut menegaskan bahwa dengan iman dan takwa seseorang menjadi kuat, sedangkan tanpa iman dan takwa seseorang akan menjadi lemah.
Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang menjadi ajang strategis untuk konsolidasi organisasi, sekaligus memperkuat posisi Tapak Suci sebagai seni bela diri
Muhammadiyah yang berwatak keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Ke depan, Tapak Suci diharapkan terus berkembang menjadi organisasi mandiri, modern, dan mendunia.
Kontributor : Wen
Editor : Rudyspramz
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!