MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mojotengah kembali menggelar agenda rutin Kajian Ahad Pagi di Masjid Darussalam pada Ahad (25/10/2026).
Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan penceramah utama Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, H. Jamaludin Ahmad.
Dalam pengantar kajian, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo, H. Bambang Wen, S.E., mengimbau seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT.
"Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Upaya serta ketakwaan kita inilah yang menjadi sarana mendatangkan nikmat dan keberkahan dari Allah," tutur Bambang Wen di hadapan ratusan jamaah.
Bambang Wen juga mengapresiasi keberadaan Masjid Darussalam yang telah meraih predikat sebagai Masjid Teladan Nasional ke-2. Ia berharap pencapaian tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan.
"Semoga Masjid Darussalam tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga terus bertransformasi menjadi role model dan pusat peradaban umat yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat," tambahnya.
Pentingnya Kualitas Ihsan dan Pesan Al-Ahqaf Ayat 15
Dalam penyampaian materinya, Ustaz H. Jamaludin Ahmad menekankan pentingnya menjalankan perintah ihsan dalam setiap lini kehidupan seorang muslim. Ia menguraikan empat tingkatan dalam berbuat kebaikan:
Thoyyib (Halal): Segala sesuatu yang dikonsumsi maupun dilakukan harus bersumber dari yang halal dan baik.
Choir (Kain yang Apik): Kebaikan dasar yang indah bagaikan lembaran kain yang bersih dan bagus.
Ma'ruf (Dijahit dengan Kesabaran): Kebaikan yang dirajut dan dipraktikkan secara konsisten melalui proses kesabaran.
Ihsan: Tingkatan tertinggi, yakni berbuat kebaikan semata-mata karena Allah SWT dengan standar kualitas terbaik (excellence).
Selain itu, Ustaz Jamaludin juga mengutip Surat Al-Ahqaf ayat 15 untuk memberikan nasihat mendalam kepada jamaah:
Memperbanyak Syukur: Khususnya bagi jamaah yang telah memasuki usia 40 tahun ke atas, hendaknya memperbanyak rasa syukur dan meningkatkan kualitas amal agar hidup lebih bahagia.
Mengejar Ridho Allah: Senantiasa merasa senang dan ridho terhadap segala hal kebaikan yang diridhoi oleh Allah SWT.
Menjadi Orang Tua Sholeh: Setiap orang tua wajib berjuang mendidik diri sendiri menjadi sholeh/sholehah agar mampu melahirkan keturunan yang sholeh.
Memperbanyak Tobat: Selalu ingat kepada Allah, memohon ampunan, serta memperkokoh jati diri sebagai seorang muslim yang sejati.
"Tujuan utama dari dakwah dan movement kita adalah menegakkan serta menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya," tegas Ustaz Jamaludin.
Penyerahan SK Takmir dan Peninjauan Pembangunan MIM HAMKA Kalibeber
Rangkaian acara Kajian Ahad Pagi diakhiri dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis kepada Takmir Masjid Darussalam yang baru.
Setelah sesi kajian di masjid selesai, rombongan pimpinan Muhammadiyah mendatangi lokasi pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) HAMKA Kalibeber untuk melakukan peninjauan lapangan.
Di sela-sela peninjauan, Ustaz Jamaludin Ahmad menyampaikan testimoninya mengenai konsep pendidikan dan sekolah anak.
"Sekolah sesungguhnya adalah sebuah taman, sebagaimana pemikiran KH Ahmad Dahlan dan Ki Hajar Dewantara.
Jika kita lihat sejarah kesultanan dan peradaban masa lalu, area sekolah tidak jauh dari taman di mana murid-murid duduk belajar di alam terbuka," paparnya.
Ia menambahkan bahwa proses pembelajaran tidak boleh kaku dan tidak harus selalu mengurung anak di dalam ruang kelas.
"Pelajaran bisa dilakukan di taman. Yang paling utama adalah buat anak-anak merasa gembira dalam belajar, sehingga tumbuh kembang dan potensi mereka terasah dengan maksimal," pungkasnya.
Kontributor/Editor : Rudyspramz
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!