Oleh : Rudyspramz, MPI
Bencana di Sumatera Kembali menggugah nurani masyarakat. Banyak tangan yang bergerak, banyak hati yang terketuk. Bahkan ada yang menggalang dan menyalurkan bantuan secara individu hingga angka fantastis. Hal ini menandakan satu hal penting: kepedulian masih hidup di tengah masyarakat.
Namun, niat baik saja tidak selalu cukup. Kementerian Sosial mengingatkan bahwa dalam kerja-kerja kemanusiaan ada aturan yang harus dipatuhi. Bukan untuk membatasi kebaikan, melainkan untuk memastikan bahwa kebaikan itu sampai, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan persoalan baru. Kebaikan seharusnya dijalankan dengan cara yang baik pula.
Dalam perspektif Muhammadiyah, persoalan ini sesungguhnya telah lama terpecahkan melalui ijtihad kelembagaan. Muhammadiyah mengkritik amaliyah perorangan yang berdiri sendiri bukan karena menolak kebaikan, tetapi karena menyadari keterbatasannya. Amal yang dilakukan sendiri rawan riya', tidak mengukur dampaknya, tidak berkelanjutan, dan sering kali tidak menyentuh akar persoalan.
Karena itu Muhammadiyah memilih jalan tajdid: melembagakan amal shalih. Dari Panitia Zakat, Panitia Qurban, PHBI, hingga lahirnya LAZIS dan berbagai unit pelayanan profesional, Muhammadiyah membangun sistem. Di dalamnya ada manajemen, audit, akuntabilitas, program jangka panjang, kolaborasi, dan keinginan. Amal tidak berhenti pada emosi sesaat, namun menjadi solusi yang menyeluruh.
Menariknya, apa yang dulu sempat di tentang kini justru diikuti. Banyak ormas Islam dan lembaga sosial menempuh jalan yang sama: menjadikan kebaikan sebagai gerakan kolektif, bukan panggung individu. Inilah pelajaran penting bagi kita semua. Bahwa keikhlasan bukan hanya soal niat di hati, tapi juga soal cara. Bahwa pahala tidak hanya dijaga dengan memberi, tetapi juga dengan menghindari riya' dan memastikan manfaatnya luas.
Dan bahwa kebaikan terbesar bukanlah yang paling viral, melainkan yang paling berdampak dan berkelanjutan. Dari inti kita belajar: amal shalih yang terlembaga adalah bentuk kebaikan yang dewasa tenang, sistematis, dan menyejahterakan lebih banyak orang.
wallahu a'lam

Comments
Kebaikan / amal sholih diupayakan mampu mengimbangi kekeliruan / kesalahan / dosa yang kita lakukan. Pendek kata Langkah praktis , efisien , efektif manakala sesuatu dilakukan secara Kolektif ( AMAL JAMA'I..🙏
Mantul