KABAR 3 menit baca

Beyond Profession Towards Mission : 59 Insan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo Digembleng Baitul Arqam Lanjutan

Rudi Pramono 18 Juli 2026 57 views

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM - Sebanyak 59 Insan Rumah Sakit Pembina Kesejahteraan Umat (RS PKU) Muhammadiyah Wonosobo mengikuti Baitul Arqam Lanjutan yang diselenggarakan di Tambi Tea Resort pada Sabtu-Ahad (18-19/7/26)

Mengusung visi besar "Beyond Profession, Towards Mission" (Melampaui Profesi untuk Menggapai Visi Bersama), ajang perkaderan intensif ini dirancang khusus untuk merevitalisasi dan menyegarkan komitmen ideologi, profesional dan spiritual seluruh insan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, dr. Dedi Prasetya, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelaksanaan Baitul Arqam Lanjutan ini sebagai momentum krusial setelah evaluasi berkala.

Baitul Arqam sebelumnya telah berselang selama empat tahun diperlukan penyegaran karena kegiatan ini sangat vital untuk menyelaraskan kembali visi pribadi setiap karyawan dengan visi rumah sakit serta visi besar Persyarikatan Muhammadiyah

​"Bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) menuntut fokus yang lebih mendalam. Kita memerlukan penyegaran atau refreshing agar orientasi kerja tidak terjebak dalam rutinitas. Visi pribadi harus melebur dengan visi rumah sakit dan visi persyarikatan. Semangat bekerja kita wajib melampaui sekadar mencari maisyah (nafkah), melainkan harus digerakkan oleh semangat dakwah guna mengharapkan rida Allah SWT serta surga Jannatun Na'im. Semoga khidmat kita di PKU ini menjadi di antara pintu pengetuk surga bagi kita semua,"ujar dr. Dedi Prasetya.

​'Ladang Dakwah dan Tulang Punggung Persyarikatan.

​Senada dengan Direktur, perwakilan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Wonosobo, Heragung Eko, menyampaikan amanah strategis terkait eksistensi RS PKU. Ia menekankan bahwa institusi kesehatan Muhammadiyah memiliki dimensi spiritualitas tinggi yang tidak boleh dilepaskan dari kerja-kerja profesional medis formal.

​Menurut Heragung, RS PKU bukan sekadar tempat operasional komersial untuk mencari mata pencaharian, melainkan sebuah ladang dakwah yang nyata serta tulang punggung persyarikatan dalam ikhtiar kolektif mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya menuju Baldatun Thoyyibatun Warabbun Ghofur.

"MPKSDI merancang agenda ini bukan sebagai rutinitas formalitas organisasi tahunan belaka, namun didasari semangat ideologis dan spiritualitas yang kokoh mutlak diperlukan di samping tuntutan profesionalitas kerja harian." Ujarnya

Kegiatan ini menjadi instrumen strategis untuk melakukan refleksi, revitalisasi, sekaligus penyegaran ideologi agar setiap personel memiliki 'roh' dan jiwa ideologis persyarikatan, mengedepankan akhlakul karimah, serta mampu bertindak sebagai role model atau teladan utama di lingkungan kerja maupun masyarakat luas." tegas Her Agung

​'Pesan Ketua PDM: Meneladani Rumah Arqam dan Menjaga Puncak Prestasi

​Sebelum membuka secara resmi gelaran Baitul Arqam Lanjutan tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo, Bambang Wen, mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum ini sebagai sarana melakukan pengisian ulang (charging) terhadap aspek keimanan, akhlak, akidah, serta muamalah harian.

Lebih lanjut ​Bambang Wen menguraikan esensi historis nama 'Baitul Arqam' yang merujuk pada strategi dakwah Rasulullah SAW pada masa awal Islam di rumah Arqam bin Abi al-Arqam. Tempat tersebut menjadi pusat internalisasi nilai, kaderisasi dasar, dan pembentukan mentalitas bagi kaum muda yang terbukti sukses menjadi tulang punggung perjuangan penegakan Islam ke depan. Muhammadiyah secara konsisten meniru pola pergerakan Rasulullah tersebut lewat model perkaderan institusional ini.

​Dalam arahannya ia menggarisbawahi tantangan eksistensial dalam mengelola sebuah prestasi dan reputasi lembaga kesehatan milik persyarikatan:

​"Mengejar prestasi itu membutuhkan semangat, dan mempertahankannya menuntut konsistensi yang luar biasa. Ingatlah apa yang telah diajarkan dan diwariskan oleh para pendahulu kita; Baitul Arqam ini adalah bagian integral dari upaya merawat warisan nilai tersebut. Harus kita sadari bersama bahwa jauh lebih mudah untuk mendaki ke puncak daripada bertahan di puncak prestasi.

"Prestasi hanya bisa dijaga dengan kerja cerdas setiap hari. Ubahlah setiap lelah menjadi lillah, tetap jaga akhlakul karimah, dan rawatlah nama baik RS PKU serta Persyarikatan Muhammadiyah di mata publik," pungkas Bambang Wen.

​Dengan pembukaan resmi tersebut, 59 insan  RS PKU Muhammadiyah Wonosobo siap mengikuti seluruh rangkaian materi ideologis, manajemen kontemporer, dan spiritualitas mendalam untuk mengokohkan komitmen pelayanan kesehatan yang berorientasi dakwah dan kemanusiaan.

Kontributor / Editor : Rudyspramz

Sebelumnya MI Hamka Tanamkan 3 Nilai Karakter Sejak Dini Bersama Mas da... Selanjutnya Wujudkan Madrasah Sehat, MI Hamka dan DLH Wonosobo Ajak Sisw...
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar