MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM - Pimpunan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi PCM se-Kabupaten Wonosobo dan PDA di Aula PDM Wonosobo, Sabtu (18/10/2025)
Dalam sambutannya Ketua PDM Wonosobo, Bambang WEN menyampaikan bahwa dalam Regional meeting Jateng, Jatim, DIY di Ponorogo, tugas Pimpinan adalah mengadakan rapat rutin.
"Rapat adalah bagian dari tugas Pimpinan Daerah/Cabang/Ranting, di KPI namanya Rapat Pekanan, mengurus Muhammadiyah tidak ada _rampung2nge_ tapi kalau tidak rapat, _'rampung_...!"
Bambang WEN mengutip QS. Mukminun ayat 8 bahwa orang2 yang beruntung adalah mereka yang memelihara amanat dan janji mereka, disebutkan pula dari sebuah HR Bukhari Muslim : bahwa setiap kita adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya

"Sesungguhnya kita di Muhammadiyah ini dalam rangka menegakkan dienul Islam, tidak usah kuatir dengan ekonomi, dalam QS At thalaq 2-3, barang siapa beriman dan bertakwa Allah akan memberikan jalan keluar dan rejeki dari arah yang tidak di sangka2." tegasnya
"Rapat Muhammadiyah ikhlas _ora_ ikhlas mangkat tapi lebih baik tentunya ikhlas karena akan kembali kepada diri kita sendiri menjadi amal shaleh untuk akherat kita"
Dalam kesempatan tersebut Ketua PDM berharap Masjid Ar Rahman Sapuran sukses dalam ajang CRM Award 2025 menyusul Masjid Darussalam Mojotengah yang telah sukses dalam ajang CRM 2024.
Bambang WEN mengingatkan Cabang dan Ranting tidak boleh mati, karena disanalah ada jamaah, "Bila Cabang dan Ranting mati maka artinya Muhammadiyah sebagai sebuah gerakan mati !" tandasnya.

Lebih lanjut disampaikan pula tentang 3 J : Jamaah, Jami'yah dan Jariyah, terkait jariyah akan diusahakan melalui pilar ke 4 Muhammadiyah yaitu ekonomi, setelah pendidikan, kesehatan, sosial. PDM berniat mengaktifkan kembali Koperasi Mentari Jaya Husada yang dulu berada di Akper Sumberan menjadi Koperasi Muhammadiyah yang memiliki visi usaha bersama warga Persyarikatan dan AUM untuk pemberdayaan dan misi memenuhi kebutuhan dasar sandang, pangan dan papan. Saat ini Koperasi menjual kapling tanah di Wonosari dan di daerah itu ada mata air yng telah dimiliki rencana untuk usaha produksi air kemasan.
Dalam kesempatan disinggung pula tentang pentingnya perkaderan
"Berikan ruang dn fasilitas yang seluas-luasnya kepada anak muda untuk berkiprah mengembangkan minat dan potensinya di Persyarikatan, selain itu juga peneguhan, penyelarasan dan pemantapan ideologi gerakan Muhammadiyah di kalangan anak muda dan seluruh penggerak Persyarikatan.

"Giatkan kembali Baitul Arqam yang sudah dilaksanakan PCM Kepil, beelanjut AUM Cab Kepil dan roadshow Baitul Arqam PCA yang sedang berjalan dan kalau perlu kolaborasi antara PCA dengan PCM.
Terkait dengan Milad Muhammadiyah ke 113, dilaunching logo milad bersimbol pita yang tidak terputus membentuk angka 13 dengan warna yang cerah menandakan
simbol gerakan yang tidak pernah berhenti mencerahkan umat sebarkan ucapan Milad lewat banner, spanduk, baliho halaman Kantor PCM/AUM dan lokasi2 strategis lainnya serta buat flyer ucapan Milad upload ke medsos Daerah, Cabang, Ranting AUM dan Ortom.
Ketua PDM menginstruksikan seluruh Cabang, Ranting dan AUM melakukan syiar Milad Muhammadiyah dengan berbagai kegiatan : upacara, apel, pengajian, santunan, dan semua kegiatan milad akan dilaporkan ke PWM Jateng untuk diteruskan ke PP Muhammadiyah.
Di PDM akan diadakan Apel dan Refleksi Milad Muhammadiyah ke 113, pembicara Ketua PWM Jateng Dr KH Tafsir M.Ag sekaligus meresmikan Dapur MBG Muhammadiyah, Ahad, 16 Nopember 2025 di Komplek Perguruan Muhammadiyah Wonosobo

Selanjutnya diputuskan untuk meningkatkan konsolidasi organisasi mulai tahun 2026 diadakan Rapat Koordinasi Rutin PCM Se-Kab Wonosobo, setiap 3 bulan sekali bersama PDA tempat bergilir di setiap Cabang dengan SWP.
Selanjutnya Sekretaris PDM, Firman Cahyadi melaporkan perkembangan KPI Cabang dan Ranting dengan hasil semua PCM Hijau, kontribusi terbesar pada frekuensi rapat, pengajian rutin, adanya masjid. Unsur2 lain diantaranya memiliki mubaligh minimal 2, Pelatihan Mubaligh, anggota lebih 200 warga, pelayanan sosial : pangruti layon dll berlangganan Majalah SM dan Buku TJA serta memiliki KOKAM minimal 30 per Cabang.
Terkait dengan Sistem Informasi Cabang Ranting (Sicara) ada 14 Cabang yang belum mengisi mohon untuk segera menyelesaikan, ada kendala koordinasi dengan Sekretariat PDM. (rdp)

Comments
No comments yet. Be the first to comment!