Home > Article > Category > OPINI

Isra’ yang Membumi, Mi‘raj yang Menggerakkan: Spirit Kenabian dan Etos Elit Sosial Muhammadiyyin

Isra’ yang Membumi, Mi‘raj yang Menggerakkan: Spirit Kenabian dan Etos Elit Sosial Muhammadiyyin

Oleh : Rudyspramz, MPI

Isra' bukan sekadar perjalanan malam melintasi ruang dan waktu, tetapi potret jalan panjang peradaban manusia, penuh hiruk pikuk konflik, gaduh sejarah, dan kerja keras yang tak pernah usai. Di sanalah seorang khalifah diuji: bukan untuk melarikan diri dari dunia, melainkan turun ke tengah realitas, berjibaku membangun kemanusiaan dan kemajuan.

Sementara Mi‘raj adalah lari sunyi seorang hamba, mendaki langit batin, mencari ketenangan hakiki, ke pusat kesejatian, ekstase spiritual wahdaniyah bersama sang Pencipta.

Seorang Sufi menari dalam ekstase spiritual, berputar melebur melampaui diri, hingga kesadaran menyatu pada yang Esa, nyaman tenang khusuk

Namun pada diri Sang Nabi, Isra’ dan Mi‘raj tidak pernah dipisahkan. Spiritualitas tidak berhenti di langit, dan peradaban tidak dibangun tanpa cahaya langit. Mi‘raj beliau bukan eskapisme, melainkan pengisian energi ilahiah agar Isra’, kerja kemanusiaan, terus bergerak dengan arah, etika, dan keberanian.

Di sinilah Mi‘raj menari searah jarum jam sejarah: mengenakan kopiah literasi, menyatu dengan akal, ilmu, dan tindakan. Ekstase spiritual menjelma aksi sosial. Kesalehan pribadi bertransformasi menjadi kemaslahatan publik. Inilah spiritualitas aksional, iman yang bekerja, doa yang berwujud kebijakan, zikir yang menjelma gerakan.

Itulah jejak kenabian. Dan di situlah peran elit sosial Muhammadiyyin: menjadi pewaris Isra’ yang membumi dan Mi‘raj yang menggerakkan. Menjaga api langit tetap menyala di tengah kerja dunia, serta memastikan pembangunan peradaban tidak kehilangan arah ruhaniahnya.
Karena sejatinya, langit tidak dituju untuk ditinggali, tetapi untuk menimba cahaya—agar bumi layak dihuni dengan adil, beradab, dan tercerahkan. 🔥

Wallahu a'lam

Comments

No comments yet. Be the first to comment!

Leave a Reply