MUHAMMADIYYAHWONOSOBO.COM - Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kalikajar menggelar Baitul Arqam ‘Aisyiyah se-Cabang Kalikajar di Aula Kecamatan Kalikajar. Kegiatan ini diikuti 53 peserta dari unsur PCA dan PRA se-Cabang Kalikajar dengan menghadirkan narasumber dari PCM dan PDA Wonosobo
Materi yang disampaikan meliputi ideologi Muhammadiyah, MKCH, Kepemimpinan Digital, PHIWM dan Masalah Lima, Keteladanan Tokoh ‘Aisyiyah, serta Risalah Perempuan Berkemajuan, dengan pengelolaan kegiatan oleh Tim Instruktur MPKSDI PDM Wonosobo.
Ketua MPK PCA Kalikajar, Siti Solechah, menegaskan bahwa Baitul Arqam merupakan proses kaderisasi penting untuk memperkuat ideologi dan meningkatkan militansi ber-Muhammadiyah.
“Kader ‘Aisyiyah harus tangguh, ideologis, dan siap berjuang di berbagai lini dakwah. Melalui Baitul Arqam ini kita berharap lahir kader yang berkomitmen kuat terhadap nilai-nilai persyarikatan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCM Kalikajar, Wachid Anshori, menyampaikan pesan keteladanan dari istri-istri Rasulullah SAW yang bisa menjadi inspirasi bagi kader ‘Aisyiyah.
“Siti Khadijah berjuang dengan hartanya, Saudah menciptakan rumah tangga harmonis, dan Aisyah cerdas dalam ilmu serta meriwayatkan lebih dari 2.000 hadits. Ketiganya menunjukkan bahwa perempuan beriman mampu menggunakan potensinya untuk dakwah,” ungkapnya.
Camat Kalikajar dalam sambutannya turut mengapresiasi kiprah ‘Aisyiyah yang dinilai telah banyak memberi warna positif bagi masyarakat Kalikajar.
“Kami bangga aula kecamatan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang membawa nilai kebaikan. Semoga ormas Islam, termasuk Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, terus menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, PCA Kalikajar berharap semangat kaderisasi dan perjuangan dakwah ‘Aisyiyah semakin mengakar kuat di tengah masyarakat, menghadirkan perempuan berkemajuan yang siap mengabdi untuk umat dan bangsa (fitri)

Comments
No comments yet. Be the first to comment!