MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM – Al-Maa’uun Epicentrum kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan Pembagian Sembako Ramadan yang digelar di Masjid Ar-Rahman, Al-Maa’uun Epicentrum, Sapuran, Wonosobo, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini menyasar warga kurang mampu di setiap desa di Kecamatan Sapuran sebagai bentuk nyata kepedulian sosial di bulan suci.
Acara tersebut dihadiri sejumlah warga penerima manfaat dari berbagai desa di Sapuran. Selain pembagian sembako, panitia juga memaparkan berbagai program sosial yang selama ini telah dijalankan oleh Al-Maa’uun Epicentrum.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. “Melalui pembagian sembako ini, kami ingin menjadikan masjid yang membantu meringankan beban masyarakat, bukan menjadi beban masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pengurus memaparkan sejumlah program unggulan yang telah berjalan secara konsisten setiap tahun. Di antaranya Sunatan Massal Gratis bagi 50 anak setiap tahun, operasi bibir sumbing dan celah langit-langit secara gratis, pembagian sembako gratis berupa (total) 5 ton beras dan minyak, serta layanan ambulans gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Tak hanya itu, Al-Maa’uun Epicentrum juga mengumumkan rencana program yang akan segera direalisasikan, seperti Operasi Katarak Gratis dan pengadaan unit mobil siaga untuk mendukung layanan kesehatan dan sosial di wilayah Sapuran.
Selain kegiatan sosial, acara tersebut turut diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz Witriyanto, Pengurus Bagian Rohani RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya kesadaran akan kehidupan dan kematian.
Ia mengutip firman Allah dalam QS. Ali ‘Imran ayat 185, “Kullu nafsin dzā’iqatul-maut,” yang berarti, “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.”
“Pengingat bagi kita semua bahwa kematian itu dekat. Tidak mengenal tempat dan waktu, pasti akan menjemput kita. Karena itu, marilah kita senantiasa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT serta memperbanyak amal kebaikan selama masih diberi kesempatan hidup,” tutur Ustadz Witriyanto.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana introspeksi diri dan mempererat solidaritas sosial. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu wujud nyata keimanan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk para donatur yang telah menyisihkan rezekinya demi mendukung berbagai program sosial Al-Maa’uun Epicentrum. Pengurus berharap, sinergi antara lembaga dan masyarakat dapat terus terjalin demi terwujudnya kesejahteraan bersama di Kecamatan Sapuran.
Kontributor : Aksan
Editor : Rudyspramz

Comments
No comments yet. Be the first to comment!