MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM - Sebanyak 65 Duta Qur’an Cilik (DUQACIL) dari MI Muhammadiyah Plus Leksono diterjunkan ke 10 masjid dan mushola di wilayah Cabang Leksono untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an menjelang berbuka puasa. Kegiatan yang dimulai setiap pukul 16.00 WIB ini berlangsung selama sepekan, mulai 23 hingga 28 Februari 2026, hasil kerja sama antara MI Muhammadiyah Plus Leksono dengan para takmir masjid dan PRM-PRM se-Cabang Leksono.
Program yang dikemas dalam tajuk DUQACIL (Duta Qur’an Cilik) – Cilik Mengaji, Masjid Berseri ini menjadi wahana pembinaan lanjutan bagi siswa-siswi yang telah lulus munaqasah ngaji. Anak-anak tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga langsung terjun ke tengah masyarakat untuk menghidupkan masjid dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an.
Ketua PCM Leksono, Drs. Wahyu Widodo Basuki, M.M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai tindak lanjut pembinaan generasi Qur’ani.
“Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai tindak lanjut dari anak-anak yang sudah lulus ujian munaqasah ngaji, sehingga anak-anak langsung dibimbing untuk terjun ke masyarakat. Semua Ranting Muhammadiyah dan ta’mir masjid harus mendukung dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kegiatan DUQACIL ini,” tegasnya.
Adapun 10 masjid dan mushola yang berkolaborasi dalam kegiatan DUQACIL 2026 ini adalah : Masjid Nurul Iman, Masjid Al Arief Muchidin, Masjid Mu’awanah, Mushola Al Fatah, Masjid Al Huda Kepatihan Leksono, Masjid Al Falah Kalikluwih, Masjid Al Huda Sawangan, Masjid Al Amin Wonokerto, Masjid Hidayatullah Capar, Masjid Al Huda Ngepoh
Dalam pidato iftitah pembukaan, Kepala MIM Plus Leksono Yuwono, S.Pd.I, M.Pd., menyampaikan bahwa DUQACIL 2026 merupakan kegiatan perdana yang akan terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.
“DUQACIL 2026 adalah kegiatan perdana. Untuk tahun selanjutnya sedang dipersiapkan bukan hanya tilawah, namun adzan, iqamah, hingga kultum oleh duta-duta cilik ini yang harus dipraktikkan di setiap masjid,” ungkapnya.
Antusiasme warga ranting begitu terasa. Tidak sedikit masjid yang tidak hanya menyediakan takjil untuk para Duta Qur’an Cilik, tetapi juga turut menyimak bacaan Al-Qur’an anak-anak yang tartil dan fasih. Bahkan, salah satu pimpinan ranting menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya berlangsung selama sepekan.
“Kegiatan ini jangan hanya seminggu, satu bulan penuh nggeh pak,” ujarnya penuh semangat.
Melalui DUQACIL 2026, MIM Muhammadiyah Plus Leksono berharap dapat menanamkan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an sejak dini, sekaligus mempererat hubungan antara generasi muda Muhammadiyah dengan warga di tingkat 'Ranting. Masjid pun menjadi lebih hidup, berseri dengan lantunan ayat-ayat suci menjelang berbuka puasa, menghadirkan suasana Ramadhan yang penuh keberkahan dan kebersamaan.
'Kontributor : Yuwono
Editor : Rudyspramz

Comments
No comments yet. Be the first to comment!